Melahir, menyusu, mengasuh, mengacah, meniarap, merangkak,
bertatih, berjalan, berlari, mengeja, membaca, mengira, mengorat dan semuanya
adalah angkara bonda. Sungguh, semua berinspirasikan ibunda hingga infiniti. Izharlah,
bonda segalanya, dari merah bayi hingga dewasa kini. Aku bersyukur punyai
pari-pari sepertimu, semoga ibunda bahagia. Akukan terus memeluk dan menciummu.
Aku janji.
Hilaian tawaku membelah langit memberi seinfiniti makna buat
bonda yang bergembira tahap maksima, sekelip melupakan penderitaannya. Jelas,
bonda adalah perajurit tegar mendewasakan aku tanpa rungutan. Melayani aku yang
bermacam karenah, malah tetap diaju acahan dan gurauan bonda, yang penting aku
bergembira. Mulianya kau dan ku pasti milik syurga kelak.

No comments:
Post a Comment